YOU // KYUMIN FF YAOI // Chapter 4 // End

ff1

Title : You

Rating : T

Genre : Romance,Family,Friendship, Drama, Angst maybe

Main Author : Sung Hye Woon aka Yefah

Main Cast : -Lee Sungmin

– Cho Kyuhyun

Other Cast :- Kim Jongwoon

-Choi Siwon

-Lee Donghae

-Lee Hyuk Jae

-Kim Kibum

-Kim Ryeowook

~Minji (Yeoja = KyuMin Aegya)

~Hyunsik (Namja = HaeHyuk Aegya)

~Narin (Yeoja = YeWook Aegya)

~Jisung (Yeoja = SiBum Aegya)

Disclaimer : KyuMin milik yang maha kuasa dan juga orang tua mereka. Mereka juga cast ff ini. FF ini milik saya. Tapi saya milik Yesung(?) #apahubungannya

Warning : YAOI /Boy x Boy, TYPO(s) , Judul gak sesuai cerita, gajje,jelek, bikin muntah(?)

A/N : Jeongmal Gomapseumnida yang udah review di chap kemarin. Tanpa adanya review dari kalian itu, saya gak mungkin bisa lanjutin ngetik ff abal ini. Saya juga minta maaf kalau di chap sebelumnya kurang memuaskan. Dan saya minta maaf lagi karena tak bisa bikin yang panjang-panjang, kalian tentu tau kenapa. Karena sudah saya jelaskan di chap kemarin. Tapi di chap ini saya bikin sedikit panjang karena last chap. Ff chap ini juga ada sedikit perubahan (NB : Aegya yang namja cuman hyunsik ya. Jisung yeoja. Kemarin typo mian). Saya harap ada yang masih mau baca ff ini, NO COPAS NO PLAGIAT! okeh, maaf kelamaan banyak cincong. Mian Update lama banget!… Langsung baca aja ==

.

.

.

~~~“`Happy Reading“`~~~

-Don’t Like Don’t Read!-

© Sung Hye Woon Present A Fiction.. ©.

.

.

You..

0o0o0o0o0

Before Chapter

“Appa, apa umma baik-baik saja?” Tanya minji pada kyuhyun.

“Tentu saja sayang.” Jawab kyuhyun sambil mengecup kepala minji sayang.

‘Min, kau dimana?’ Batin Kyuhyun. Baru saja dia sangat senang bisa hidup seperti keluarga dengan orang yang dicintainya, namun tiba-tiba ada saja orang yang ingin mengganggu kesenangannya itu.

Chapter 4 (Last Chap)

.

.

Kyuhyun dan minji pun mencari Sungmin kemana-mana. Namun nihil. Mereka belum juga menemukan Sungmin. Kyuhyun semakin khawatir dengan keadaan sungmin. Ya, walaupun namja manis itu sering membuatnya jengkel, tapi tetap saja kyuhyun mencintainya.

“Appa…” Lirih minji.

“Ah, minji. Gwaenchanayo chagi?.” Tanya Kyuhyun pada anak angkatnya itu. Kemudian memeluknya sembari menghentikan kemudi.

“Minji takut umma kenapa-kenapa appa. Huweeee.” Minji menangis di dalam pelukan kyuhyun. Sebenarnya kyuhyun juga menangis dalam diam.

“Sudah chagi. Umma pasti ketemu kok. Kita cari sama-sama ne.” Kyuhyun mengecup kening minji untuk menenangkannya. Dan memang anak itu langsung tenang seketika.

.

.

Drrrrrtt drttttttt

“Yobuseyoo.” Ucap Yesung mengangkat telponnya.

“Hyung, kau dimana?” Tanya seseorang dari seberang.

“Aku di apartement kyu. Ada apa? Kenapa suaramu seperti sedang menahan tangis? Apa ada masalah?” Tanya yesung dengan menyelidik.

“ne. aku sedang ada masalah hyung. Untuk itu aku minta bantuanmu dan juga hyungdeul yang lain.” Lirih Kyuhyun dari seberang.

“Baiklah kalau begitu apa yang bisa kubantu?” Tanya Yesung lagi.

“bisakah sekarang kau datang ke dorm? Bawa wookie juga tak apa.”

BIP!

“dasar magnae. Belum selesai bicara langsung ditutup telponnya.” Omel Yesung yang tentu saja tak dapat didengar Kyuhyun.

Yesung pun menuju ruang makan dimana sudah ada narin dan wookie yang sedang sarapan.

“Wookie, mau kah kau ikut aku ke dorm? Sepertinya ada urusan penting yang ingin disampaikan Kyuhyun.” Ujar Yesung menatap wookie.

“Umm, baiklah. Narin ayo siap-siap sayang.” Narin mengagguk. Wookie langsung mengangkat narin ke kamar, kemudian mengganti baju narin. Kedua makhluk manis itu pun keluar dari kamar.

“Kalian sudah siap?” Tanya Yesung. Wookie dan Narin mengangguk bersamaan.

Yewook dan Narin pun pergi menuju dorm F Star.

.

.

.

0o0o0o0o0

“Kau juga kenapa tidur senyenyak itu? Jadinya tidak tau kan kalau sungmin diculik.. ” Siwon memasang wajah kesal ke Kyuhyun. Kyuhyun hanya mengacak rambutnya frustasi.

“Sudahlah wonnie. Jangan memojokan Kyu seperti itu. Kita harus membantunya mencari Minnie. Bukannya memojokannya. ” Kibum tersenyum tehadap Kyuhyun setelah berucap seperti itu, kemudian menatap Siwon dengan tatapan lembut penuh cinta.

“Aish, maaf aku telat. Tadi ada kemacetan di Jalan.” Ucap Yesung setelah sudah tiba pada semua yang ada di ruangan itu. Kemudian menunduk sedikit.

“Hmm, tak apa hyung. Oh iya, Hai anak manis.” Ujar donghae menatap narin lembut kemudian mencubit pipi anak itu gemas setelah membalas perkataan yesung tadi.

“Halo ajuci tampan~.” Balas narin yang langsung membuat Hae tersenyum.

“Appa~ hyuncik kenapa tak dicubit tayak nalin~.” Donghae tertawa melihat anak angkatnya minta dicubit. Jarang-jarang ada anak minta di cubit pikirnya. Hyunsik yang melihat appanya tertawa seperti itu malah mempoutkan bibirnya imut.

“Aish, anak umma manis sekali..” Eunhyuk yang tak tahan melihat Hyunsik seperti itu langsung mencubit pipi anaknya itu dengan gemas, sekaligus menggantikan donghae. Donghae yang melihat itu sedikit kesal karena tak jadi mencubit pipi anak manis itu.

.

.

.

===0o0o0o0o0o===

….

“Ahjussi, lepaskan saya. Kumohon ahjussi…” Lirih Sungmin meronta karena sebuah ikatan di lengannya pada seorang namja yang sudah keliatan berumur. Namun badannya masih tetap kekar.

“Tak akan Lee Sungmin! Kau sudah menjerumuskanku ke penjara. Aku akan membuat hidupmu sengsara. Lihat saja nanti..” Balas orang itu sembari mengeluarkan smirk menjijikannya.

“Tapi ahjussi, aku ada keperluan. Kumohon lepaskan aku!” Ucap Sungmin memelas.

“Andwae! Tak akan. Kau yang memulainya Lee Sungmin…”

Sungmin yang mendengar perkataan itu langsung tertunduk pasrah. Dia hanya bisa berharap agar bisa ditolong oleh siapapun. Dia sudah tak sanggup untuk melawan ahjussi jahat itu. Sudah cukup traumanya di masa lalu.

“Sungmin, makanlah dulu. Walaupun kau membuatku kesal, aku tetap peduli padamu.” Ujar pria tua itu terhadap sungmin dengan senyum yang di buat-buat.

“Sebenarnya apa yang kau mau eoh? Apa kau pikir aku bodoh, bisa saja kau memasukan sesuatu ke makanan itu. Yang aku mau lepaskan aku sekarang!” Teriak sungmin meronta minta dilepaskan dari tali yang mengikatnya.

“Lalu, kau pikir aku bodoh juga sehingga mau melepaskan ikatanmu itu? Cuih! Jangan harap. Jika aku tak punya hati nurani lagi, mungkin kau sudah mati tergeletak disini. Jadi jangan coba-coba membuatku semakin ingin membunuhmu. Mengerti!?” Sungmin hanya menunduk dengan badannya yang sedikit bergetar mendengar ucapan dari pria tua itu tadi. Kemudian pria tua itu tadi langsung keluar. Dan mengunci Sungmin di gudang itu sendirian.

“Hiks, aku takut. Kyu.. tolong aku..” Sungmin menekuk kakinya ke lutut. Dia berharap kyuhyun mau mencarinya dan menyelamatkannya disaat seperti ini.

.

.

‘Min, kau dimana? Apa kau sudah makan?’ Batin Kyuhyun seakan mendengar isakan sungmin. Pandangannya kosong kedepan.

“Sudahlah kyu. Kami akan membantumu mencari Minnie. Jangan pasang tampang seperti mayat hidup itu. Ketampananmu akan hilang.” Ujar Ryeowook memecah keheningan karena ingin berniat membuat suasana lebih hangat.

“Ehem..” Yesung berdehem kecil mendengar ucapan Ryeowook tadi. Mungkin namja ini agak risih mendengar Kyuhyun dipuji tampan oleh Isteri mainannya(?) itu.

“Wae Hyung? Jangan cemburu padaku. Aku memang tampan. Wookie berkata jujur.” Ucap Kyuhyun mampu menebak pikiran Yesung.

“Aish, cemburu apa maksudmu? Hei cho, kenarsisanmu kembali. Sudahlah, mari kita cari sungmin. Lebih cepat lebih baik.” Ajak Yesung pada semua. Akhirnya mereka pun kembali mencari Sungmin.

.

.

.

===0o0o0o0o0o0===

.

.

Kyuhyun melajukan mobilnya di pinggiran kota seoul. Namun setelah melihat banyak kerumunan orang-orang, dia memberhentikan mobilnya. Entah kenapa dia merasa penasaran.

“Minji, appa keluar sebentar. Minji jangan kemana-mana ne, appa akan cepat balik.” Ujar kyuhyun sambil mengacak rambut minji halus. Minji hanya mengangguk.

Saat Kyuhyun keluar, dia langsung mesuk ke kerumunan orang-orang itu.

“Wah, kasihan ya.”

“Sepertinya dia habis di tabrak. Yang menabrak malah melarikan diri. Sangat kasian..”

“Bagaimana orang ini nasibnya nanti ya?”

Itulah percakapan yang terdengar dari kerumunan-kerumunan orang banyak tadi yang mampu di dengar Kyuhyun. Yang Kyuhyun lihat sekarang adalah, kondisi seorang pria tua yang sedang sekarat. Kemudian tanpa pikir panjang Kyuhyun menabrak orang-orang di depannya dan langsung membawa pria tadi masuk ke mobilnya. Kyuhyun walaupun menyebalkan, tapi dia tetap tak tega melihat orang yang sedang membutuhkan pertolongan seperti ini. Kyuhyun masuk mobil. Dan melihat tatapan membingungkan dari minji. Walaupun minji bingung, dia tetap mengikuti kemanapun appanya membawanya.

“Minji, kita ke rumah sakit ne. Orang ini membutuhkan perawatan.” Ujar Kyu pada minji. Minji hanya bisa mengangguk bingung.

Kyuhyun membawa pria tadi ke rumah sakit terdekat. Kemudian dengan terburu-buru dia memanggil semua perawat yang ada.

“dokter, mohon selamatkan dia dokter. Saya mohon…” Lirih Kyuhyun pada seorang dokter yang sedang menangani pria tadi.

“Nde Tuan. Kami usahakan sebisa mungkin. Mohon jangan ganggu kami dulu.” Ucap dokter itu. Kyuhyun hanya mengangguk lemah. Walaupun Kyuhyun tak kenal pada orang itu, entah mengapa dia sangat kasihan dan peduli pada pria yang ditolongnya tadi.

Kemudian selang beberapa menit, dokter pun keluar dan menghampiri Kyuhyun beserta minji yang duduk di tepi ruangan.

“Tuan, pasien sudah sadar. Walaupun keadaannya tak terlalu pulih, tapi dia bisa anda ajak bicara.” Ujar dokter tadi. Mendengar itu Kyuhyun langsung masuk kedalam. Tak lupa dia membawa minji juga.

“Tuan, apa anda baik-baik saja?” Tanya Kyuhyun pada pria itu.

“Boleh kah ak aku, meminta bantuanmu anak muda?”

“Jika aku bisa akan kubantu.” Jawab Kyuhyun.

Kemudian pria itu mengambil secarik kertas yang ada dikantung celananya. Lalu memberikannya pada Kyuhyun.

“Apa ini?” Tanya kyuhyun sembari menerima kertas itu.

“Itu kertas yang akan kuberikan pada seseorang,yang akan kau datangi di rumah di jalan cheonju, nomor 2. Masuklah kedalam rumah itu. Datangi sebuah gudang. Disana ada seseorang yang sangat membutuhkan pertolonganmu. Aku tau kau anak baik. Aku… akan akh.. memberi ini ..” Pria itu dengan susah payah berucap,kemudian memberi sebuah kunci rumah pada kyuhyun.

“Baiklah Tuan.” Ujar kyuhyun.

“Gamsa.. ham.. nida… akh!” Pria itu langsung berteriak kesakitan, sebelum akhirnya memejamkan matanya untuk terakhir kalinya. Kyuhyun hanya miris melihat itu. Dia pun keluar ruangan dengan muka yang tampak sedih. Minji semakin bingung saat melihat kejadian tadi. Namun iya tak pikir panjang. Anak itu tak ingin mencampuri urusan appanya.

Setelah sampai di parkiran, kyuhyun langsung menyuruh minji masuk. Disusul dengannya yang juga masuk ke bangku kemudi.

Drtttt drtttt

Ponsel Kyuhyun berbunyi sebanyak tiga kali. Tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung membuka ponselnya.

From : Mokpo Hyung

Kyu, aku belum menemukan Minnie. Tapi aku sangat minta maaf. Sepertinya hyunsik sedang demam. Jadi tak apakan jika aku sampai sini dulu membantu mencari?

Kyuhyun pun membalas membalas pesan donghae.

-reply-

To : Mokpo Hyung

Nde. Gwaenchana hyung. Gomawo sudah membantuku mencari. Semoga hyunsik cepat sembuh.

-Send-

Kyuhyun kemudian membuka pesan yang kedua.

From : Kuda Hyung

Kyu, bummie ku lelah. Mian kami belum menemukan sungmin. Aku janji akan membantumu mencari lagi. Tapi untuk hari ini cukup sampai sini dulu ne kyu? Kumohon kau tetap mengerti apa maksudku. Semoga kau dapat menemukan sungmin secepatnya.

-reply-

To : Kuda Hyung

Nde hyung. Gomawo telah membantu ku mencari sungmin hyung.

-send-

Kyuhyun sedikit tersenyum membaca pesan Siwon Tadi. Kemudian dia melanjutkan membaca pesan terakhir.

From : Indigo Hyung *author nyengir gajje*

Kyu, aku tak tega melihat narin dan wookie kelelahan seperti ini. Mian tak bisa lanjut membantu mencari sungmin. Aku harap kau cepat menemukannya ne.

-reply-

To : Indigo Hyung

Gwanchana hyung. Gomawo telah membantuku hari ini.

-send-

Sudah kyu duga, hyungdeulnya pasti kelelahan membantu mencari sungmin. Lalu kyuhyun melihat kesebelahnya yang sudah ada minji.

“Minji, minji lelah tidak?” Tanya Kyuhyun pada anak itu. Minji menggeleng imut.

“Anhi. Minji tak lelah appa~ minji pen cali min umma. Minji cayang min umma~.” Minji memasang tampang serius yang lebih cocok di bilang tampang imut. Kyuhyun hanya tersenyum melihat kelakuan anak itu.

“Nde chagia. Tapi kalau minji capek, bilang ne. sekarang kita menuju suatu tempat.” Ujar kyuhyun. Dia pun melajukan mobilnya ketempat dimana pria tua tadi memberi tahunya. Setelah sampai, dia langsung masuk ke rumah itu. Minji takut melihat kondisi rumah itu. Akhirnya kyuhyun menggendong minji.

Sampai tibalah kyuhyun disebuah gudang.

“Permisi, apa ada orang di dalam?” Tanya kyuhyun dari luar.

“Akh…tolong ak kuhh…” Terdengar lirihan dari dalam. Kyuhyun mengernyit bingung. Namun tanpa pikir panjang, ia langsung mendobrak pintu itu. Dan betapa terkejutnya ia melihat orang yang dicarinya saat ini sedang tergeletak lemah dilantai kotor gudang itu.

“Min!” Teriak Kyuhyun pada sungmin. Sungmin yang mendengar teriakan itu adalah milik kyuhyun, langsung tersenyum sebelum akhirnya pingsan.

.

.

.

===0o0o0o0o0===

.

.

.

“Eunghh..” Lenguh sungmin ketika bangun dari tidurnya. Tangannya sangat pegal pasca diikat kemarin.

“Sudah bangun eoh?” Tanya kyuhyun.

“Kyu, kau.. apa kau yang menyelamatkanku?” Tanya sungmin pada kyuhyun.

“Menurutmu?” Tanya kyuhyun balik.

“Ais, menurutku kau. Gomawo ne~.” Kyuhyun terseyum melihat sungmin seperti itu.

“Min, aku minta maaf..” Ucap Kyuhyun pada sungmin.

“Maaf? Untuk apa?” Tanyanya.

“Waktu di gudang sekolah waktu itu.” Jawab kyuhyun pelan. Sungmin yang mendengar itu hanya bersemu merah.

“Aish, jangan bicarakan itu. Aku sudah melupakannya.” Ujar sungmin sembari menunduk malu.

“Tapi aku-”

“Sstttt.” Sungmin menutup bibir tebal Kyuhyun dengan telunjuknya.

“Kau tak bersalah kyunnie~.” Sungmin melepas telunjuknya. Kemudian memperkecil jaraknya dengan Kyuhyun. Dia memejamkan matanya sendiri. Kyuhyun yang tau maksud sungmin, juga ikut memejamkan matanya. Namun baru saja, bibir kedua insan itu akan bersatu, tiba-tiba ada suara dari luar.

“Umma~ Appa~~ minji lapal~~.” Ujar minji dari luar, kemudian masuk ke kamar kyumin dengan ekspresi bingung melihat umma appanya yang sedang ingin hampir melakukan making.

“Umma dan appa cedang apa?” Tanya minji polos. Kyuhyun & Sungmin memerah mendengar pertanyaan itu. Kemudian minji mendekat pada kedua orangtuanya. Sungmin yang melihat minji mendekat ,langsung mengangkat anak manis itu kepangkuannya.

“Minji tau? Umma kangen minji..” Ucap sungmin sembari menyentil hidung anaknya sayang. Kyuhyun yang melihat kelakuan dua makhluk manis itu hanya tersenyum.

“Jinjjayo? Minji juga tangen umma tauk~.” Balas minji manja pada sungmin. “Acal umma tau, kemalin appa cepelti mayat idup pas umma tak ada dicini.” Kyuhyun yang mendengar itu langsung mendelik tajam ke minji. Minji hanya menyegir. Sungmin malah tersenyum mendengar ucapan minji.

“Benarkah? Tapi appa selalu membuat umma kesal.” Ujar sungmin sengaja agar membuat Kyuhyun kesal.

“Anhi. Appa tak cepelti itu umma. Appa baik olangnya. Buktinya kemalin appa cucah payah cali umma kemana-mana.” Kyuhyun dan Sungmin tersenyum mendengar ucapan minji.

“Ne, umma percaya. Appa memang baik. Minji masih ngantuk kan? Sekarang minji lanjutkan tidur dulu. Nanti pas bangun umma buatin makanan enak.” Ucap sungmin lembut. Minji pun merebahkan dirinya dikasur Queen size itu.

“Hmm, min. sepertinya kau juga istirahat. Kalau begitu aku keluar dulu.” Kyuhyun baru saja hendak beranjak, namun tiba-tiba sungmin menarik tangannya.

“Waeyo min? ada yang bisa kubantu?.” Tanya Kyuhyun. Sungmin menggeleng.

“Tetaplah disini kyu. Jangan tinggalkan aku dan minji.” Jawab sungmin. Kyuhyun mengangguk sembari tersenyum manis pada sungmin. Ia merebahkan sungmin dikasur. Kemudian merebahkan dirinya sendiri ke kasur juga. Mereka terhalang oleh minji. Kyuhyun dan sungmin saling berhadapan. Minji yang sudah tertidur pulas, membuat mereka sedikit tersenyum memerhatikan anak itu.

“Kyu?.” Panggil sungmin.

“Nde?.” Sahut Kyuhyun. Sungmin terdiam sebentar. Kyuhyun mengernyit bingung.

“Aku.. emm” Sungmin menggigit bibirnya bingung.

“Kau sakit ming?.” Tanya kyuhyun. Sungmin menggeleng. “Lalu?.” Tanya Kyuhyun lagi. Sungmin menarik napasnya kemudian-

“Saranghae kyu.” Ucap sungmin langsung menunduk. Kyuhyun yang melihat itu hanya tersenyum.

“Apa ming? Aku tak dengar. Bisa katakan lagi?” Goda Kyuhyun.

“Aishh, aku yakin kau mendengarnya~” Sungmin merona hebat.

“Ayolah, sekali lagi.” Bujuk Kyuhyun.

“Umm, saranghae Cho Kyuhyun.” Ucap sungmin mantap. Kyuhyun hanya tersenyum. Kemudian

“Nado saranghae.. tapi bukankah kau membenciku?” Tanya Kyuhyun pada sungmin. Sungmin tersenyum sejenak.

“Kau berhasil membuat rasa benciku menjadi rasa cinta kyu.” Jawab sungmin seadanya.

“Kalau begitu jangan berhenti mencintaiku Karena aku tak akan pernah berhenti mencintaimu.” Ucap Kyuhyun. Sungmin mengangguk manis. “Jaljjayo ming.”

“Jaljjayo Kyu~”

.

.

.

3 Bulan Kemudian

.

.

.

.===0o0o0o0o0o0===

“Emm, Hyukie, aku ingin bicara padamu.”

“Bicara saja hae.” Ucap seorang namja manis membalas ucapan namja tampan sebelumnya.

“Maukah, kau menikah dengan ku?” Tanya donghae sembari mengeluarkan kotak cincin dari jaketnya. Eunhyuk hanya terkejut melihat itu.

“Hae..” Eunhyuk menutup mulutnya dengan tangan karena tak menyangka dengan ini.

“Aku tau ini terlalu cepat. Tapi aku sangat kagum denganmu saat merawat hyunsik selama ini. Entah kenapa tiba-tiba rasa ini muncul. Aku tak tau kenapa aku mencintaimu hyukie. Tapi cukup ketahui aku tak akan berhenti mencintaimu. So, would you marry me?” Tanya donghae lagi. Eunhyuk hanya mengangguk manis, walaupun sedikit menangis bahagia.

.

.

.

“Wookie, pada akhirnya besi yang sangat kuat bisa meleleh hanya karena sebuah api yang tanpa sengaja membakarnya. Begitu juga dengan ku. Kau tau, selama ini tanpa sengaja kau berhasil mengambil hatiku. Aku ingin kita membangun keluarga yang sesungguhnya. Memang ini terlalu cepat, tapi aku sudah terlanjur mencintaimu. Maukah kau menikah denganku?” Tanya yesung pada wookie. Wookie terharu melihat penuturan yesung.

“Nde hyung. I do.” Jawab Wookie tersenyum bahagia dengan setetes air bening dimatanya. Merekapun berpelukan hangat.

.

.

.

“Kau tau? Entah mengapa rasanya aku ingin sekali mengucapkan ini, tapi aku masih takut mengucapkannya padamu bummie. Namun sekarang rasanya mengucapkan ini adalah suatu kewajiban bagiku. Bummie, maukah kau menjadi milikku? Menikahlah denganku. Membangun keluarga yang harmonis kelak?” Siwon memegang tangan kibum. Kemudian mencium punggung tangan itu lembut.

“Wonnie..Aku hiks. Aku mau wonnie..”Balas Kibum dengan tangis terharunya. Siwon tersenyum bahagia.

.

.

.

.

~~~~~Kyumin Is Real~~~~~

Saat ini sebuah acara besar di mulai. Delapan namja tampan dan namja manis sedang menuju altar untuk sebuah pengucapan yang menyangkut sebuah janji pada Tuhan.

“Lee Donghae, Choi Siwon, Kim Jongwoon, dan Cho Kyuhyun, bersediakah kalian menjadi pendamping Lee Hyuk Jae, Kim Kibum, Kim Ryeowook, dan Lee Sungmin dalam duka maupun suka bahkan sampai ajal menjemput nanti?” Tanya Sang Pastur pada mereka semua.

“Nde. Kami bersedia.” Jawab sang seme bersamaan sembari mengangguk mantap.

“Dan Lee Hyukjae, Kim Kibum, Kim Ryeowook, serta Lee Sungmin, maukah kalian menjadi pendamping untuk Lee Donghae, Choi siwon, Kim Jomgwoon, dan Cho Kyuhyun dalam suka mau pun duka, bahkan sampai ajal menjemput nanti?” Tanya pastur pada mereka lagi.

“Nde. Kami bersedia.” Jawab para uke bersamaan.

“Kalau begitu silahkan cium pasangan kalian masing-masing.” Ucap sang pastur. Merekapun berciuman hangat dengan pasangan masing-masing. Tepukan riuh terdengar di gereja itu.

.

.

.

“Kyaaa.. celamat umma appa~~.” Ujar Hyunsik memeluk HaeHyuk Erat. Haehyuk tersenyum pada anak itu dan memeluk balas.

“Umma appa.. celamat…~!” Hambur Narin memeluk umma appanya . Yewook tersenyum melihat tingkah anaknya.

“nae umma appa.. celamat…~~~” Jisung menepuk nepukan tangannya imut. Kemudian siwon menggendongnya dan tersenyum bahagia.

“Umma , appa.. minji cenang.. celamat ne..~~” Ucap minji mengahampiri Kyuhyun dan sungmin. Kyuhyun langsung memeluk anak kesayangan mereka itu.

.

.

.

0o0o0o0o0o0

Kyuhyun dan sungmin kini telah berada di sebuah taman bersama minji juga.

“Min, ada yang ingin aku berikan padamu.” Ucap kyuhyun sembari member Sungmin sebuah kertas. Sungmin langsung membukanya. Dan membaca kertas itu.

Dear Lee Sungmin yang manis

Hey bocah? Apa kau tau, dibalik kebencianku terhadapmu selama ini , aku sangat menyayangimu seperti anakku sendiri. Untuk kejadian dimasa lalu, aku harap kau mau melupakannya. Itu aku sedang dikendalikan oleh alkohol. Jadi kuharap kau mau mengerti. Maaf telah menyanderamu dirumah tua itu. Kuharap lagi kau mau memaafkan semua kesalahan ku. Aku menyesal pernah berbuat jahat terhadap anak manis sepertimu. Jujur saja, dulu akulah yang menyumbangkan ginjalku saat kau berumur 7 tahun. Ibumu tak meminta dariku, namun aku masih ingin melihatmu hidup anak muda. Jadi pertahankan ginjal pemberianku ne?

Sungmin menitikan air matanya. Kemudian mengusapnya pelan. Lalu membaca surat itu kembali.

Dan satu lagi, menurut feeling ku, orang yang akan mengantarkan suratku ini padamu adalah jodohmu kelak. Aku benarkan? Haha Aku harap begitu.

Sungmin tersenyum mambaca bagian surat yang ini. Benar kata orang itu, kyuhyun memang jodohnya.

Kalau begitu berbahagialah dengan hidupmu sekarang. Aku harap kau masih mau menganggapku sebagai pamanmu. Tolong maafkan semua kesalahanku yang pernah menyakitimu. Aku menyayangimu. Setelah kau membaca surat ini aku sudah tak akan bisa kau temui lagi. Selamat tinggal sungminie^^

Sign

-Ahjussi Kang-

“Hiks.. Paman Kang..hiks maafkan aku. Hiks.” Isak sungmin yang mampu terdengar oleh Kyuhyun.

“Min, gwaenchanayo?.” Tanya Kyuhyun khawatir.

“Paman kang kyu.. hiks… dia orang yang sangat baik.. kyu hiks.” Kyuhyun langsung memeluk Sungmin. Mencoba untuk menenangkan isterinya itu.

“Sudah min. dia sudah tenang disana. Jangan menangis lagi.”

“Tapi aku banyak berfirasat buruk padanya kyu. Hiks.” Sungmin masih terisak di pelukan Kyuhyun. Kyuhyun mengusap air mata sungmin lembut.

“Sudah ne. sekarang, kita jalani kehidupan kita bersama minji. Tuan kang pasti bahagia melihatmu bahagia ming. Jadi jangan mersedih lagi. Kau jadi jelek.” Kyuhyun menangkup pipi sungmin.

CUP

Kemudian dia mengecup bibir plump itu sebentar. Mencoba untuk meyakinkan namja manis itu bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Minji yang melihat umma appanya di taman langsung menghampiri kyuhyun dan sungmin. Mereka pun berbagi canda tawa bersama. Sungmin sangat menyayangi dua orang ini. Begitupun dengan kyuhyun. Kyuhyun sangat menyangi dua orang yang sangat berarti dalam hidupnya itu.

Sebuah keluarga yang begitu harmonis bukan? Ah mungkin benar apa yang dikatakan Choi Siwon waktu itu.

“Kalau begitu buatlah diri kalian saling mencintai.”

Dan benar saja. Mereka pun saling mencintai. Cinta memang bisa muncul kapan saja dan dimana saja. Itulah yang terjadi pada ke delapan namja diatas.

Cinta bergantung pada Kau.. Kau lah yang membuat cinta.. Kau lah yang merasakan cinta. Kau lah yang mengerti cinta. Bahkan Kaulah yang mengartikan cinta..

Love, Because of

YOU …..

.

.

.

.

.

FINN..

[Backsound : Park Bom – YOU and I]

.

.

.

BIG THANKS FOR :

nurwakhidah93

hyuknie

1

dessykyumin

chiikyumin

ywookielf

yuyalovesungmin

joyeerrelpeu

miyumiyu137

joymin137

lee hyun mi

cho sungkyu

amaterasuuchih1

chokyunnie

princess pumkins elf

ayachi casey

ssungmine

iam e.l.f and joyer

song min ah

black devil for suju

songhyojin

137line

amaterasuuchih1

maria8

yuara tirania

alshakyungsoo3012

anggihaehyukelf

3 ALL GUEST 3

adakah yang tertinggal? bilang ne^^

Huaaaaa Akhirnya…. Kyaaa saya minta maaf karena endingnya kurang memuaskan. Saya tau ini masih jelek. Dan kalian pasti males baca kan.. aduh jangan tabok saya ne. saya sudah berusaha semaksimal mungkin ingin membuat ending yang bagus. Tapi kalau belum bagus ya, mau apalagi. Itu juga minta maaf kalau pas nikahannya agak aneh. Maklum saya muslim, jadi gak ngerti nikahan ala orang kristen. Hehe. Dan maaf karena endingnya gak ada ence. Emang saya khususin di chapter 1 doang sih. Lagi gak mood bikin ence nih u,u . Tapi saya sudah bikin happy ending noh.. walaupun agak sedikit angst(?) .Mian juga karena pair lain jarang dimunculin. Kan cast utama kyumin. Kalau begitu Makasih banyak buat yang udah review di 3 chapter sebelumnya. Saya harap tinggalkan jejak juga di akhir ne. hargai saya dengan cara mereview. Terimakasih masukan dari kalian semua. Ini ff pertama saya yang bisa saya tuntasin. Ff yang lain masih pada gantung. Hehe. Lunaslah untang saya. Don’t be silent readers. Akhir kata..

R

E

V

I

E

W

PLEASE….

.

.

Sign

^_^ ~~Yefah~~ ^_^

Kiss KyuMin :*

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s